Mengevaluasi sistem kontrol dan monitoring
 |
Mengevaluasi sistem kontrol dan monitoring |
Sistem Kontrol dan Monitoring
Sistem monitoring merupakan proses pengumpulan dan melakukan analisis terhadap data-data pada lalu lintas jaringan dengan tujuan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Monitoring jaringan identik dengan salah satu fungsi dari management yang berguna untuk menganalisa apakah jaringan masih cukup layak untuk digunakan atau perlu tambahan kapasitas. Hasil monitoring juga dapat membantu jika admin ingin mendesain ulang jaringan yang telah ada.
Sebuah sistem monitoring melakukan proses pengumpulan data mengenai dirinya sendiri dan melakukan analisis terhadap data-data tersebut dengan tujuan untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Data yang dikumpulkan pada umumnya merupakan data yang real-time, baik data yang diperoleh dari sistem yang hard real-time maupun sistem yang soft real-time.
Secara garis besar tahapan dalam sebuah sistem monitoring terbagi ke dalam tiga proses besar, yaitu:
- Proses di dalam pengumpulan data monitoring.
- Proses di dalam analisis data monitoring.
- Proses di dalam menampilkan data hasil monitoring.
 |
proses dalam sistem monitoring jaringan |
Banyak hal dalam jaringan yang bisa dimonitoring, salah satu diantaranya load traffic jaringan yang lewat pada sebuah router atau interface komputer. Monitoring dapat dilakukan dengan standar SNMP, selain load traffic jaringan, kondisi jaringan pun harus dimonitoring, misalnya status up atau down dari sebuah peralatan jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan utilitas ping.
Monitoring Jaringan Komputer dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu:
- Connection Monitoring : merupakan teknik monitoring jaringan yang dapat dilakukan dengan melakukan tes ping antara monitoring station dan device target, sehingga dapatdiketahui bila koneksi terputus.
- Traffic Monitoring : merupakan teknik monitoring jaringan dengan melihat paket aktual dari traffic pada jaringan dan menghasilkan laporan berdasarkan traffic jaringan.
Tujuan Monitoring Jaringan Komputer adalah untuk mengumpulkan informasi yang berguna dari berbagai bagian jaringan sehingga jaringan dapat diatur dan dikontrol dengan menggunakan informasi yang telah terkumpul. Dengan begitu diharapkan jika terjadi touble atau permasalahan dalam jaringan akan cepat diketahui dan diperbaiki sehingga stabilitas jaringan lebih terjamin.
Berikut ini beberapa alasan utama dilakukan monitoring jaringan:
- Untuk menjaga stabilitas jaringan.
- Sulit untuk mengawasi apa yang sedang terjadi di dalam jaringan yang memiliki
- Sejumlah besar mesin (host) tanpa alat pengawas yang baik.
- Untuk mendeteksi kesalahan pada jaringan, gateway, server, maupun user.
- Untuk memberitahu trouble kepada administrator jaringan secepatnya.
- Mempermudah analisis troubleshooting pada jaringan.
- Mendokumentasikan jaringan.
SNMP (Simple Network Management Protocol)
SNMP identic dengan sebuah protocol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat control saja. Dalam network manajemen, SNMP digunakan untuk mengumpulkan informasi, dan mengkonfigurasi peralatan jaringan seperti server, printer, hub, sqitch, dan router pada jaringan berbasis IP (Internet Protocol). Protokol SNMP dirancang untuk memberikan metode sederhana untuk memanage jaringan TCP/IP secara terpusat. Tujuan utama dari protocol SNMP hanya pada satu tujuan saja, yaitu melakukan remote manajemen dari peralatan jaringan komputer.
SNMP menggunakan port UDP 161 saat SNMP Manager berkomunikasi dengan SNMP Agent dan port
UDP 162 ketika Agent mengirimkan unsolicited Traps ke pada SNMP Manager. Selain itu, protocol UDP sering direkomendasikan sebagai protocol transport untuk SNMP karena UDP sangat mudah diimplementasikan dan dijalankan tidak seperti TCP yang cukup rumit dan selalu membutuhkan sejumlah memory dan sumber daya CPU.
Komponen Utama SNMP
- SNMP Managed devices and resource : Terdapat perangkat dan elemen jaringan di mana sebuah SNMP agent berjalan.
- SNMP Agent : Merupakan software yang berjalan ketika proses monitoring yang mengumpulkan berbagai jenis data seperti pemakaian CPU, pemakaian Bandwidth atau Kapasitas Penyimpanan. Agent akan mengirimkan informasi tersebut ke SNMP management systems.
- SNMP Manager : juga bisa disebut SNMP server, fungsi dari komponen ini adalah menyediakan manajemen terpusat yang menjalankan SNMP di banyak sistem operasi yang berbeda. SNMP Manager akan meminta SNMP Agent untuk mengirim pembaruan SNMP secara berkala.
- Management Information Bases (MIB) : Merupakan struktur data berupa file teks (dengan ekstensi file .mib) yang berisikan semua objek data yang digunakan oleh perangkat tertentu yang menggunakan SNMP.
Network Monitoring
Network Monitoring system menggambarkan sebuah system yang terus menerus memonitoring jaringan computer sehingga jika terjadi gangguan dapat secepatnya melakukan notifikasi kepada seorang network atau system administrator. Faktor penting yang umum dijadikan variable dalam NMS adalah waktu respond ketersediaan (uptime), dan konsistensi serta reliability juga diperhatikan. Status request yang failure seperti koneksi tidak bisa berhubungan (established) yang kemudian terputus, system monitoring menghasilkan pesan/notifikasi.
Tool monitoring dapat berupa angka ataupun representasi grafik dari kondisi jaringan. Hal ini bertujuan untuk memvisualisasikan secara akurat apa yang terjadi, agar network administrator mengetahui lokasi yang memerlukan penyesuaian.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari system monitoring jaringan adalah :
- Penyusup jaringan dapat dideteksi dan disaring
- Anggaran jarngan dan sumber daya dijustifikasi.
- Penggunaan jaringan secara layak bisa ditekankan.
- Virus jaringan dengan mudah dideteksi
- Kinerja jaringan bisa sangat dioptimasi
- Troubleshooting jaringan sangat disederhanakan
- Perencanaan kapasitas lebih mudan
Beberapa aplikasi untuk memonitoring jaringan diantaranya sebagai berikut:
- Microsoft Network Monitor
- Nagios
- Cacti
- Collectd
- Pandora FMS
- NetXMS
- Zenoss Core
- The Dude
- Zabbix
- Munin
Tipe Kelas Tool Monitoring
- Tool Pendeteksi : Tool jaringan memperhatikan beacon yang dikirim oleh akses point nirkabel, dan menampilkan informasi seperti jaringan, kekuatan signal dan channel.
- Tool Spot Check : Untuk troubleshooting dan biasanya dikelola secara interaktif selama periode waktu yang singkat.
- Tool Trending : Untuk menjalankan monitor tanpa operator dalam periode lama dan biasanya menyiapkan hasil monitoring berupa grafik.
- Tool Monitor Realtime : Untuk memonitoring namun Ketika ada masalah akan segera memberikan informasi kepada administrator.
- Tool Penguji Throughput : Untuk memberitahu bandwidth sebenarnya yang ada antara dua ujung jaringan.
- Tool Intrusion Detedtion : Untuk mengamati trafik jaringan yang tidak diinginkan dan memberikan informasi penolakan akses ataupun notifikasi pada network administrator.
- Tool Benchmarking : Untuk memperkirakan kinerja maksimum dari sebuah layanan atau sambungan jaringan.
- Tool Monitor Nirkabel : Untuk memberikan daftar jaringan yang tersedia,didampingi oleh informasi dasar seperti kekuatan sinyal dan kanal.
Multi Router Traffic Grapher (MRTG)
MRTG merupakan aplikasi yang digunakan untuk memantau beban trafik pada link jaringan. MRTG akan membuat halaman HTML yang berisi gambar GIF dalam menggambarkan trafik melalui jaringan secara harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan. MRTG ditulis dalam bentuk bahasa perl dan C serta berjalan di UNIX/Linux, Windows dan Netware. MRTG menggunakan lisensi GNU GPL.
Cacti
Cacti adalah salah satu aplikasi open source yang merupakan solusi pembuatan grafik network yang lengkap yang di design untuk memanfaatkan kemampuan fungsi RRDTool sebagai penyimpanan data dan pembuatan grafik. Cacti menyediakan pengumpulan data yang cepat, pola grafik advanced, metoda yang mudah digunakan mudah dipahami untuk local area network sehingga network yang kompleks dengan ratusan device. Dengan menggunakan cacti kita dapat memonitor trafik yang mengalir pada sebuah server dan cacti juga merupakan fronted dari RDDTool yang menyimpan informasi ke dalam database MySQL dan membuat graph dari informasi tersebut.
Sumber Referensi :
Selengkapnya >>